Rabu, 12 Mei 2010

KULTUR INFUSORIA

MENGENAL INFUSORIA

INFUSORIA ADALAH SALAH SATU KELAS DARI PROTOZOA. DI KELAS INFUSORIA INI, DIKENAL SUBKELAS CILIATA,YANG SUDAH TAK ASING LAGI CONTOHNYA PARAMECIUM. MASIH BANYAK LAGI CONTOH LAIN, MISALNYA DIDINIUM, COLPODA, DAN BALANTIDIUM.INFUSORIA UMUMNYA HIDUP DI AIR TAWAR (YANG DIBICARAKAN INI...), TERUTAMA DI TEMPAT-TEMPAT YANG SEDANG MENGALAMI PEMBUSUKAN BERAT. KARENA DI SANALAH MAKANANNYA YANG BERUPA BAKTERI DAN PROTOZOA LAIN BERADA. INFUSORIA JUGA MAKAN GANGGANG RENIK, RAGI, DAN BAHAN ORGANIK YANG HALUS. WALAUPUN TERMASUK PROTOZOA, TAPI INFUSORIA BISA DILIHAT DENGAN MATA SECARA LANGSUNG. KALAU DILIHAT, AKAN TAMPAK SEPERTI BINTIK PUTIH YANG BERGERAK-GERAK. LEBIH NAMPAK LAGI KALAU SUDAH BERKEMBANG BIAK MENJADI BANYAK.

INFUSORIA BIASANYA DIMANFAATKAN BUAT PAKAN ANAK IKAN YANG BARU BERUMUR BEBERAPA HARI, ATAU IKAN KECIL. DI BAWAH INI ADALAH CARA MEMBIAKKAN INFUSORIA (BERDASARKAN PENGALAMAN LHO...)



CARA MENGKULTUR INFUSORIA
  1. SIAPKAN DULU WADAH BUAT KULTURNYA. BISA DIPAKAI BOTOL BEKAS AIR MINERAL UKURAN 1,5 LITER YANG DIPOTONG BAGIAN ATASNYA.
  2. BIBIT INFUSORIA BISA DICARI DI SELOKAN ATAUPUN KOLAM IKAN. MENGAMBILNYA, LANGSUNG CIDUK SAJA AIR DI BAGIAN PINGGIR. BIBIT TERSEBUT DIHINDARKAN DARI SINAR MATAHARI LANGSUNG. LEBIH BAIK KITA MENCARINYA PAGI-PAGI.
  3. WADAH BUAT KULTUR INFUSORIA DIISI AIR 3/4NYA. JUGA DIISI DENGAN BAHAN MAKANAN UNTUK INFUSORIA.BAHAN MAKANANNYA BEBAS, BISA PAKAI SAYURAN SISA YANG DIREMAS-REMAS SAMPAI HANCUR, BISA JUGA PAKAI TEMPE YANG DIHALUSKAN. SAYA SENDIRI PAKAI PELET SISA YANG SUDAH JAMURAN. SAYA PAKAI SEJUMPUT, DITAMBAH 1/2 DAUN BAYAM YANG LEBAR, YANG SUDAH DIREMAS SAMPAI HANCUR. POKOKNYA SOAK PAKAN INI BEBAS, KITA BISA BEREKSPERIMEN DENGAN BAHAN MAKANAN APA SAJA. YANG PENTING JANGAN KEBANYAKAN, KARENA NANTINYA AIR AKAN JADI BAU BUSUK BANGET, INFUSORIA PUN TAK TAHAN HIDUP DI SITU.
  4. BIBIT INFUSORIA DIMASUKKAN KE WADAH KULTUR. SETELAH ITU, TUTUP DENGAN KAIN BIAR SIRKULASI UDARA LANCAR. PENGALAMAN SAYA, WADAH YANG TAK DITUTUP NANTINYA AKAN MUNCUL ULAT KECIL-KECIL (ENTAH DARI MANA DATANGNYA). SIMPAN DI TEMPAT YANG TERLINDUNG DARI SINAR MATAHARI LANGSUNG.
  5. 4 ATAU 5 HARI KEMIDIAN BISA DIPANEN. BISA DILIHAT INFUSORIA BERKEMBANG BIAK JADI BANYAK BANGET, WADAH JADI PENUH BINTIK-BINTIK PUTIH (YA INFUSORIANYA ITU)
BIAR KITA BISA MENGHASILKAN INFUSORIA SECARA TERUS-MENERUS, BUAT JANGKA PANJANG, TAK BISA KALAU KITA HANYA MENGGANTI SEBAGIAN AIR DAN MENAMBAHKAN PAKAN BARU. KITA HARUS SENANTIASA MEREMAJAKAN MEDIA KULTURNYA.

BILA KITA PANEN SETELAH 5 HARI, KITA HARUS SIAPKAN 5 WADAH. HARI KE-0, SIAPKAN PADA WADAH KE-1, 1 SET MEDIA KULTUR SEPERTI YANG SUDAH DIJELASKAN DI ATAS, SEKALIAN DENGAN BIBITNYA. HARI KE-1 SAMPAI 4, LAKUKAN HAL YANG SAMA DENGAN WADAH 2, 3, 4, DAN 5. HARI KE-5, KITA PANEN WADAH KE-1, LANGSUNG DIHABISKAN. SISAKAN SEDIKIT BUAT BIBIT. WADAH LALU DIBERSIHKAN LALU DIISI 1 SET MEDIA KULTUR BARU SEKALIAN BIBIT TADI. LAKUKAN JUGA HAL YANG SAMA PADA HARI KE-6 DENGAN WADAH KE-2, JUGA BUAT HARI-HARI SETERUSNYA.

Pada dasarnya, usaha untuk kultur infusoria ini bisa dilakukan dengan berbagai bahan, media, dan cara. Yang penting, jangan menyerah untuk mencoba. Mungkin satu cara bagus dicoba, dan ada beberapa cara lain yang lebih baik hasilnya.

5 komentar :

suhardy's blog mengatakan...

mas, kalau pake kulit pisang atau daun bayam bisa gak mas?

KRISNA ARD mengatakan...

SEBENARNYA BAHAN APA AJA BISA DIPAKAI, DIBUSUKKAN DULU SEBELUM DIMASUKKAN

suhardy's blog mengatakan...

cara ngebusukinnya gimana mas?

KRISNA ARD mengatakan...

CARA NGEBUSUKKAN, BAHAN DIHANCURKAN DULU, DICAMPUR AIR LALU DITARUH DI WADAH. KALAU BAUNYA SUDAH BERUBAH, BISA DIMASUKKAN.

Anonim mengatakan...

mantap bang!!
BERHASIL

Poskan Komentar